Oleh : Fredy Tewu
Mungkin anda penikmat dan pecinta keindahan alam luas negeri dengan ribuan pulau Indonesia sehingga sangat tepat mengagendakan dalam kalender perjalanan wisata dengan waktu yang hanya singkat.
Katakan anda hanya butuh satu hingga dua hari untuk berlibur. Mungkin saja anda dan pasangan sudah cukup bosan dengan Bali misalnya, maka selayaknya anda pun mencari suatu tempat yang representative dengan keinginan anda untuk “berkeliling dunia”.
Ditambah apa kira-kira yang akan anda dapatkan jika berkunjung ke suatu tempat dengan segala kelebihannya sesuai budget yang anda keluarkan. Jika anda dengan perhitungan “sekali mendayung 2-3 pulau terlewati”, maka pepatah itu adalah menikmati perjalanan wisata ke kota Baubau di Kepulauan Buton.
Yah Kota Baubau adalah sebuah negeri kesohor, kota sejarah nan eksotis sejak ratusan tahun lalu yang berada di Propinsi Sulawesi Tenggara. Berbagai sisi wisata anda dapat temui di sana mulai dari wisata bahari, wisata alam, wisata kuliner dan wisata budaya- sejarah.
Kota Bau-Bau adalah sebuah kota hasil pemekaran tahun 2001 silam namun perkembangannya begitu cepat sejak dipimpin oleh 2 orang birokrat handal yang solid, yakni Walikota Drs. Amirul Tamim SH dan La Ode M. Halaka Manarfa. Sungguh Baubau yang tadinya “kota dingin” kini berubah drastis menjadi kota yang enerjik.
Revitalisasi infrastruktur seperti fasilitas public, jalan, kantor walikota, fasilitas mal, dermaga pelabuhan nusantara, dermaga nelayan lengkap dengan pengisihan bahan bakar nelayan maupun fasilitas penunjang lainya seperti internet hotspot mudah anda dapatkan di beberapa titik kota Baubau tidak terkecuali di Pantai Kamali yang ada monumen Naga semuanya membuat kota ini semakin dinamis.
Jika anda akan ke Kota Baubau dari Jakarta maka anda membutuhkan waktu 3 jam sampai Kota Kendari dengan Merpati, Wings Air, Batavia Air, Lion Air maka anda dapat melanjutkan perjalanan menggunakan jasa laut Super Jet atau Jet Sagori selama 4-5 jam sambil menikmati panorama tebing di pinggiran laut untuk diabadikan oleh kamera digital anda.
Bandara udara di Baubau yakni Beto Ambari sementara ini didarati pesawat jenis DHC 7 dan sejenisnya. Anda juga bisa menggunakan jasa pelayaran laut dari Makasar selama 12 jam perjalanan.
Kapal Pelni sangat banyak yang melalui jalur pelabuhan Baubau antara lain (Kapal Motor) KM Tilongkabila, KM Sinabung, KM Kerinci, KM Dorolonda. So setiba di sana tentu anda akan dijemput oleh pemerintah setempat jika anda sebelumnya menginformasikan ke pemkot Baubau, misalnya lewat dinas pariwisata setempat.
Jangan lupa anda membawa laptop (wirelles), kamera digital jika ke Kota Baubau. Apa saja yang akan anda dapatkan di kota Baubau/Jarak dekat satu obyek wisata dengan obyek wisata lainnya/Jarak yang Begitu dekat antar obyek yang satu dengan lainnya memungkinkan anda mendapatkan banyak hal di Kota Semerbak ini.
Setibanya di Kota Semerbak julukan bagi Kota Baubau, anda tentunya siap dengan segala petualangan yang akan disuguhkan kota dengan keindahan panorama gunung/hutan lindung, laut dan Benteng Wolio, benteng terluas di dunia hasil spektakuler masterpiece Sultan Murhum Khaimudin Sultan Buton pertama di abad XVI.
Penginapan menjadi pilihan pertama anda berkunjung ke suatu tempat. Hotel Ratu Rajawali, Hotel Mira, Hotel Grand Hanura adalah tempat pertama anda melepaskan barang bawaan anda.
Hari pertama tentu anda akan menikmati kuliner khas Buton yakni Ikan Bakar, Kaholeo(ikan teri asap), Lapa-lapa (nasi beras digiling) menjadi menu makan siang anda dan jangan lupa memotret produk kuliner masyarakat Buton yang unik dan beragam.
Sangat memungkinkan ketika anda istirahat sejenak di hotel anda dapat berjalan-jalan ke lokasi Benteng Keraton Wolio hanya dengan naik becak saja dari pusa kota, karena lokasi ini sebetulnya berada di dalam kota Baubau dan teletak di ketinggian kota.
Tentu sambil menikmati keindahan Benteng Wolio, jangan pula lupa mengabadikannya dengan kamera digital anda.
Di Benteng Wolio anda dapat memandang Kota Baubau dengan panorama laut dan sunset maupun sunrise dari satu titik.
Banyak sekali yang anda dapatkan di sana oleh karena peninggalan benteng yang terbuat dari batu karang dipadu dengan putih telur sebagai perekat banyak meninggalkan benda-benda bersejarah dan jika anda memiliki waktu panjang anda dapat ke beberapa titik di sana, antara lain Mesjid Agung Wolio, Rumah Tradisonal Buton namanya Malige, Museum Keraton Wolio, Kasulana Tombi (tiang bendera Longa-longa), Meriam Kuno dan lokasi benteng yang terluas di dunia dipenuhi dengan sejumlah makam sultan lengkap dengan penjelasannya.
Dan yang terpenting adalah anda jangan lupa untuk berinteraksi dengan masyarakat kelurahan Melai yang tinggal di sekitar Benteng Wolio. Banyak hal dan cerita ’unik’ yang nanti anda temui di sana.
Menurut cerita orang yang tinggal di dalam lokasi Benteng Wolio selalu merasa tenang tanpa gangguan dari luar, mungkin termasuk anda jika berkunjung ke Kota Baubau, kenapa tidak tinggal barang sebentar di rumah-rumah penduduk (rumah adat Malige ratusan tahun telah berdiri) dan anda akan merasa tenang di sana apalagi suasana alam nan asri, hawa sejuk dipadu dengan aroma bunga melati yang menenangkan hati dan pikiran. Sungguh mendatangkan inspirasi.
Reporter HOKI sempat ditawarkan untuk menginap di rumah Malige namun berhubung kepergian HOKI untuk FPPPM 2008 sehingga kurang tepat untuk saat itu dan mungkin di lain waktu HOKI berkeinginan kembali memenuhi tawaran tersebut.
Saat terpenting sehari yang anda dapatkan di Kota Semerbak ini tentu anda pun ingin membaginya ke sanak saudara yag ada di rumah atau teman sekantor anda.
Yah, sangat memungkinkan saat malam tiba, anda langsung menuju ke Pantai Kamali sambil membawa laptop atau PDA anda aktifkan wierless nya kemudian siap browsing gratis alias free sambil memcicipi Saraba khas Buton (minuman hangat dari jahe), ubi goreng, pisang goreng atau ikan bakar yang masih fresh dari hasil tangkapan nelayan setempat.
Anda pun bisa berputar-putar melihat indahnya air mengucur dari mulut Monumen Naga yang menghiasi arena Pantai Kamali. Luar biasa bukan??? Sejumlah obyek wisata dan fasilitas lainya yang akan anda nikmati di Kota Baubau adalah Pantai Nirmana terkenal dengan pasir putihnya yang halus bersih.
Pantai Lakorapu di Pulau Makasar, Tebing Pantai Kolema, obyek wisata hutan lindung Tirta Rimba dan hutan Wakonti dimana anda dapat melihat flora hutan yakni kayu Wasana atau pohon Loreng(warna kulit kayu bercorak loreng/motif militer) jaraknya hanya 6 km dari pusat kota 15 menit saja.
Jika anda masih penasaran anda dapat menyusuri hutan Karya Baru untuk berjumpa dengan anggrek langka puluhan spesies yang tidak ada duanya di dunia. Anda pun dapat menikmati waterfall/air terjun Bungi yang berada di Kecamatan Sorowolio tidak kurang 8 km dari pusat kota pula.
Jangan lupa anda ke kampung budaya Bugi maupun Karya Baru yang umumya masyarakat di sana sangat memegang teguh adat istiadat asli Buton seperti di tradisi Ma’Taa, kelurahan Melai terletak dalam Benteng Wolio.
Selain itu sejumlah obyek wisata di Kota Baubau, antara lain Pantai Kokalukuna, Gua Lakasa, Batu Puoaro, Gua Moko, Air Terjun Samparona, Benteng Sorowolio dan sejumlah cagar budaya di Benteng Wolio antara lain lokasi pelantikan Sultan Batu Popaua, Yigandangi, Legenda Kuda Hijau terkenal dengan kuda kesayangan Sultan namanya Jara Ijo, Masigi Ogena adalah mesjid agung keratonan, Kasulana Tombi (tiang bendera kerajaan Buton yang sudah berumur ratusan tahun).
Pemerintah kota Baubau sangat welcome jika anda berkunjung ke sana. Jika hanya untuk berwisata, anda akan mendapatkan fasilitas GRATIS! Jet Sky, Flying Fish, Banana Boad dan tentu hotspot gratis di beberapa titik kota.
”Fasilitas ini kami siapkan sebagai pancingan bagi warga setempat untuk menikmati ini dan juga bagi wisatawan yang akan datang ke Kota Baubau menjelang dan sesudah FPPM dengan terlebih dahulu menghubungi dinas pariwisata Baubau,” Ujar Drs. MZ. Amirul Tamim M.Si, Walikota Baubau saat dijumpai di FPPM 2008. (www.kabarindonesia.com)
- Jum'at, 25 September 2009Rencana Pelayanan Pasar Karya Nugraha 24 Jam
- Sabtu, 30 Agustus 2008Kerjasama Baubau-Bombana, Amirul Tamim : "Taksiran Rp. 400 Milyar Bisa Berputar"
- Kamis, 24 September 2009Kemajuan Pembangunan Baubau Capai Tiga Hal
- Selasa, 29 Desember 2009Dinkes Bau-Bau Antisipasi DBD
- Sabtu, 27 September 2008Sidang Paripurna DPRD ajangUltah Amirulhak









