Eksotisme Bawah Laut Bau-Bau
Ikan dan Koral serta ekosistem lainnya yang masih terjaga dengan baik
Walikota Bau-Bau Drs MZ Amirul Tamim M.Si mencanangkan Gerakan Makan Ikan bagi masyarakat Kota Bau-Bau yang rencana digelar bersamaan dengan Pembukan Festival Perairan Pulau Makasar 2008, 18 Juli mendatang.
Program ini menurut Walikota, selain bertujuan untuk peningkatan asupan gizi masyarakat Kota Bau-Bau, juga memiliki makna yang lebih luas dalam pemanfaatan potensi bahari dan kelautan yang ada di kota ini. “Dan gerakan ini sangat monumental, karena diluncurkan bersamaan dengan kegiatan Festival Perairan Pulau Makasar, dan rencananya di hadiri langsung oleh Menteri Kelauatan dan Perikanan RI, Freddy Numbery,” ujar Walikota dihadapan panitia Festival di Palagimata Kamis lalu (10/7).
Dijelaskan, prosesi gerakan ini dirangkaikan pada salah satu aneka budaya Buton pada umumnya yakni Pekakande-kandea, yang merupakan satu acara budaya dalam festival nantinya.
Gerakan ini juga memiliki makna lain, yakni mengembalikan animo masyarakat untuk menggemari ikan. Apalagi di perairan laut Kota Bau-Bau, dikenal memiliki kualitas ikan yang unggul di Indonesia. “Rasanya sangat enak dibanding ikan-ikan lainnya di Indonesia,” ujar Walikota berpromosi.
Soal bentuk kegiatan gerakan ini, diserahkan kepada masyarakat Kota Bau-Bau. Namun yang pasti, semua pengunjung dan peserta Festival nantinya diharapkan dapat menikmati ikan-ikan yang ada di kota ini. “Ini juga multyplaer effect, sebab selain asupan gizi, promosi wisata, juga sisi lainnya meningkatkan taraf hidup nelayan yang ada di kota ini,” timpalnya. (zah)
- Rabu, 26 Mei 2010Amirul dan Sarundajang Bicara Intim
- Senin, 1 September 2008Masyarakat Gonda Baru Dukung Pengelolaan Tambang Aspal
- Minggu, 4 Juli 2010Nur Alam Canangkan Program Pengembangan Desa/Kelurahan Peduli Bahaya Narkoba
- Senin, 8 Maret 2010Bau-Bau Sajikan Potensi Wisata di Sail Indonesia 2010
- Rabu, 25 Juni 2008Amirul Tamim, Menggusur Tanpa Konflik








